PURWAKARTA — Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), melaksanakan kunjungan akademik ke SDN Ekologi Kahuripan Padjadjaran, Purwakarta, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Strategi Pembelajaran PAI Inovatif dan Kontemporer (MAI81238).
Mengangkat tema “Strategi Inovatif Implementasi Pendidikan Berkelanjutan Berkearifan Lokal Berbasis Nilai-Nilai Pendidikan Islam”, kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik pendidikan di sekolah. Fokus kajian mencakup integrasi nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam strategi pembelajaran.
Rangkaian kegiatan meliputi observasi pembelajaran dan lingkungan sekolah, pengenalan profil serta program sekolah ekologi, pemaparan praktik pembelajaran PAI, dan diskusi akademik bersama pihak sekolah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari pemanfaatan alam dan budaya setempat sebagai sumber belajar yang dekat dengan kehidupan peserta didik.
SDN Ekologi Kahuripan Padjadjaran mengembangkan pendidikan berkelanjutan yang berakar pada kearifan lokal Sunda dan berwawasan global. Pendekatan ini memadukan spiritualitas Islam, moderasi beragama, serta kepedulian terhadap alam dalam kehidupan sekolah.
Semangat local indigenous with global insight tercermin dalam penguatan identitas budaya lokal yang disertai keterbukaan terhadap wawasan dunia. Sekolah juga mengembangkan pendidikan yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Berdasarkan profil sekolah yang disampaikan, pendekatan tersebut telah menarik perhatian tamu dan peneliti dari dalam maupun luar negeri.
Dekan FAI UNSIKA, Dr. Ajat Rukajat, M.M.Pd., menilai pendekatan sekolah tersebut sebagai terobosan dalam memadukan pendidikan dengan kehidupan alam. Menurutnya, proses pendidikan perlu membangun kesadaran agar manusia dapat hidup selaras dengan lingkungannya.
Ia juga mengapresiasi penerapan nilai-nilai Sunda, yaitu cageur, bageur, bener, dan pinter, dalam keseharian sekolah. Nilai-nilai tersebut mencerminkan pembentukan pribadi yang sehat, berperilaku baik, menjunjung kebenaran, dan cerdas.
Dalam konteks mata kuliah Strategi Pembelajaran PAI Inovatif dan Kontemporer, kunjungan ini menjadi bahan kajian mengenai pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan tindakan. Mahasiswa memperoleh pengalaman untuk menelaah bagaimana nilai-nilai Islam dapat dihadirkan melalui pembiasaan, interaksi sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan memperkaya wawasan mahasiswa dalam merancang strategi pembelajaran PAI yang kontekstual, inovatif, dan relevan dengan tantangan masa kini, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan budaya bangsa.