KARAWANG – Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), mengikuti kegiatan seminar internasional bertajuk 3rd ISLAMIKA International Conference 2026 yang diselenggarakan pada Selasa, 3 November 2026, di Universitas Singaperbangsa Karawang.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Akademik di Luar Perkuliahan yang bertujuan memperluas wawasan keilmuan, meningkatkan budaya akademik, serta memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui forum ilmiah bertaraf internasional.
Mengusung tema “Redefining Islamic Education: Innovation, Sustainability, and Human Development”, konferensi ini membahas berbagai isu strategis mengenai inovasi pendidikan Islam, keberlanjutan pendidikan, serta pengembangan kualitas manusia dalam menghadapi tantangan global.
Menghadirkan Menteri Agama RI dan Akademisi dari Berbagai Negara
Konferensi internasional ini menghadirkan Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., sebagai keynote speaker, serta Dekan Fakultas Agama Islam UNSIKA, Dr. Ajat Rukajat, M.M.Pd., yang dijadwalkan memberikan sambutan pembukaan.
Sejumlah tokoh dan akademisi nasional maupun internasional turut dijadwalkan menjadi pembicara, di antaranya:
Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia.
Professor Dato' Dr. Mohd Fakhrudin Bin Abdul Mukti, akademisi Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Brunei Darussalam.
Dr. Sena Daşkıran Çıtak, akademisi Trakya University, Türkiye.
Dr. Mowafg Abrahem Masuwd, akademisi University of Zawia, Libya.
Kehadiran para narasumber tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal berbagai perspektif internasional mengenai perkembangan pendidikan Islam, baik dari aspek keilmuan, kebijakan, teknologi, maupun pengembangan karakter manusia.
Memperluas Wawasan Akademik Mahasiswa Magister PAI
Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam UNSIKA, Dr. Yadi Fahmi Arifudin, M.Pd.I., memandang bahwa keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional merupakan bagian penting dari penguatan atmosfer akademik di lingkungan program studi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari proses perkuliahan di kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan melalui pemikiran para akademisi dan pakar pendidikan dari berbagai negara.
Kegiatan tersebut sejalan dengan arah pengembangan keilmuan Magister PAI UNSIKA yang menekankan inovasi, daya saing, serta penguasaan isu-isu kontemporer pendidikan Islam berbasis perkembangan teknologi dan nilai-nilai keislaman.
Selain memperkaya wawasan, keikutsertaan dalam seminar internasional juga diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, diskusi akademik, dan pengembangan jejaring keilmuan.
Mendukung Internasionalisasi dan Budaya Akademik Program Studi
Partisipasi mahasiswa Magister PAI dalam ISLAMIKA 2026 menjadi salah satu bentuk penguatan kegiatan akademik di luar perkuliahan yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Forum ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan perkembangan kajian pendidikan Islam di tingkat global, sekaligus menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya kolaborasi lintas institusi dan lintas negara.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan ilmiah internasional, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan berbagai persoalan aktual pendidikan Islam, serta mengembangkan gagasan inovatif yang dapat diterapkan dalam penelitian maupun praktik pendidikan.
Program Studi Magister PAI UNSIKA berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, kompetitif, dan berwawasan global.


